Jumat, 6 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Praktis! Begini Cara Membuat Ketupat Selamat Hanya dengan Dua Helai Janur

Praktis! Begini Cara Membuat Ketupat Selamat Hanya dengan Dua Helai Janur

  • account_circle Keyvin
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Pembuatan ketupat merupakan tradisi khas yang identik dengan berbagai momen perayaan dan hari besar di Indonesia. Dari sekian banyak jenis yang ada, Ketupat Selamat menjadi salah satu variasi yang cukup diminati karena bentuknya yang apik, unik, dan melambangkan doa keselamatan. Menariknya, pembuatan jenis ketupat ini kini bisa dilakukan dengan teknik yang lebih sederhana dan efisien.

Melansir tutorial visual dari kanal YouTube pengrajin lokal pada Rabu (28/01/2026), pembuatan Ketupat Selamat kini tidak lagi dianggap rumit. Dengan teknik yang tepat, siapa pun dapat menghasilkan anyaman yang kokoh meski hanya menggunakan dua helai janur.

Teknik Dasar Pembuatan Ketupat Selamat

Berdasarkan panduan yang dibagikan, pembuatan Ketupat Selamat hanya memerlukan bahan utama berupa dua helai janur atau daun kelapa muda yang telah dibersihkan bagian lidinya. Pemilihan janur yang segar dan lentur menjadi kunci utama agar anyaman tidak mudah pecah saat proses pelipatan.

Proses pembuatan dimulai dengan langkah krusial, yaitu pembentukan simpul dasar. Simpul ini merupakan fondasi utama agar anyaman ketupat dapat terbentuk secara simetris. Setelah simpul dasar terbentuk, kedua helai janur tersebut dianyam secara bersilangan hingga menutupi seluruh celah dan membentuk ruang untuk diisi beras.

Kemudahan dan Kepraktisan bagi Pemula

Metode ini dinilai sangat efektif bagi masyarakat yang ingin belajar menganyam sendiri di rumah tanpa harus bergantung pada penjual ketupat di pasar. Teknik ini diklaim sangat mudah, praktis, dan gampang untuk diikuti oleh siapa saja, termasuk bagi mereka yang baru pertama kali mencoba dunia anyam-menganyam.

“Cara ini dirancang sesederhana mungkin agar pemula tidak bingung dengan alur janur yang biasanya tumpang tindih,” jelas narator dalam video tutorial tersebut.

Dengan langkah-langkah yang ringkas, teknik ini diharapkan dapat membantu melestarikan tradisi pembuatan ketupat di tengah masyarakat secara lebih luas. Keahlian menganyam ketupat kini dapat diwariskan kepada lintas generasi dengan cara yang lebih menyenangkan dan tidak mengintimidasi bagi para pemula.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Jadwal Visual ala Zhafira Aqyla: Cara Tetap Produktif Tanpa Rasa Bersalah

    Strategi Jadwal Visual ala Zhafira Aqyla: Cara Tetap Produktif Tanpa Rasa Bersalah

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Bagi banyak orang, menjadi produktif sering kali terasa melelahkan karena dibayangi rasa bersalah saat sedang beristirahat. Namun, bagi kreator konten dan akademisi Zhafira Aqyla, produktivitas adalah sebuah usaha yang harus diiringi dengan perencanaan matang dan kesehatan mental yang seimbang. Menurut Zhafira, menjadwalkan aktivitas bukan hanya soal menyelesaikan tugas, tetapi juga tentang memegang kendali […]

  • Truk Tangki CPO Terguling di Tanjakan Embaloh Tayan Hilir, Muatan Minyak Kelapa Sawit Tumpah ke Jalan

    Truk Tangki CPO Terguling di Tanjakan Embaloh Tayan Hilir, Muatan Minyak Kelapa Sawit Tumpah ke Jalan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan kendaraan roda enam jenis truk tangki bermuatan minyak kelapa sawit mentah (CPO) terjadi di Jalan Raya Trans Kalimantan, Dusun Embaloh, Desa Tanjung Bunut, Kecamatan Tayan Hilir. Insiden yang menyebabkan truk terguling hingga muatan CPO tumpah ke badan jalan tersebut terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 15.20 […]

  • Strategi Fungsional Jalan Bodok–Meliau, Wagub Krisantus: Lebih Baik Bisa Dilewati Semua Daripada Satu Titik Mulus Sisanya Hancur

    Strategi Fungsional Jalan Bodok–Meliau, Wagub Krisantus: Lebih Baik Bisa Dilewati Semua Daripada Satu Titik Mulus Sisanya Hancur

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, meninjau langsung progres peningkatan ruas Jalan Bodok–Meliau yang berlokasi di Desa Melobok, Dusun Lubuk Masir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Sabtu (24/1/2026). Ruas jalan ini merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat karena peran strategisnya sebagai jalur penghubung utama aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di […]

  • Masuk Bursa Calon Ketua Perbakin Kalbar, Wagub Krisantus Siap Dukung Prestasi Menembak ke Kancah Internasional

    Masuk Bursa Calon Ketua Perbakin Kalbar, Wagub Krisantus Siap Dukung Prestasi Menembak ke Kancah Internasional

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Cabang olahraga menembak di Kalimantan Barat tengah bersiap memasuki babak baru kepemimpinan. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, secara resmi menerima audiensi dari pengurus Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Provinsi Kalbar di ruang kerjanya, Kamis (8/1/2026). Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan juga membahas agenda strategis terkait rencana pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Perbakin […]

  • Sungai Tayan Tercemar Akibat PETI, Iptu Henriyanto Pimpin Tim Gabungan Sisir Lokasi Tambang di Desa Berakak

    Sungai Tayan Tercemar Akibat PETI, Iptu Henriyanto Pimpin Tim Gabungan Sisir Lokasi Tambang di Desa Berakak

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Aparat gabungan dari Polsek Tayan Hulu bersama unsur Kecamatan, TNI, dan perangkat desa melaksanakan penertiban serta pemberian imbauan larangan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Berakak, Kecamatan Tayan Hulu, Kamis (12/2/2026). Langkah tegas ini diambil sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat yang terdampak pencemaran air di sepanjang aliran Sungai Tayan. […]

  • Ramalan Primbon 2026: 5 Weton ‘Penunggang Kuda Api’ yang Diprediksi Jadi Jutawan Baru

    Ramalan Primbon 2026: 5 Weton ‘Penunggang Kuda Api’ yang Diprediksi Jadi Jutawan Baru

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Tahun 2026 dalam perhitungan penanggalan kuno atau tradisi pini sepuh disebut sebagai Tahun Jaran Geni atau Kuda Api. Periode ini dipandang sebagai masa bangkitnya semangat dan keberanian yang besar. Berdasarkan ramalan primbon, energi tahun ini dapat memberikan pencerahan bagi mereka yang mampu menjaga keseimbangan antara ambisi dan ketenangan hati. Melansir informasi dari kanal […]

expand_less