Jumat, 6 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » News » Perselisihan di Kebun Sawit Batang Lupar, Seorang Warga Tewas Tertembak Senjata Rakitan

Perselisihan di Kebun Sawit Batang Lupar, Seorang Warga Tewas Tertembak Senjata Rakitan

  • account_circle Humas Polres
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com – Satuan Reserse Kriminal Polres Kapuas Hulu tengah mendalami kasus tragis warga tewas tertembak di kebun sawit yang melibatkan penggunaan senjata api ilegal. Peristiwa yang merenggut nyawa pria berinisial AI (55) ini terjadi di lahan perkebunan kelapa sawit Dusun Ukit-Ukit, Desa Labian, Kecamatan Batang Lupar, pada Rabu, 31 Desember 2025.

Pihak kepolisian kini melakukan penyidikan intensif terhadap seorang pria berinisial EB (64) yang terlibat dalam insiden maut tersebut. Kejadian ini menambah catatan kelam terkait bahaya kepemilikan senjata api rakitan di lingkungan masyarakat.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula saat EB tengah memeriksa jerat babi di lokasi kejadian. Di sana, ia bertemu dengan korban (AI) yang juga sedang berburu. EB sempat menegur korban agar berhati-hati karena terdapat 17 titik jerat babi yang terpasang di area tersebut.

Namun, teguran itu justru memicu perselisihan paham. Korban diduga emosi hingga terjadi pergulatan fisik antara keduanya. Dalam pergulatan tersebut, senjata api rakitan jenis “Patah” milik EB terlepas. Korban kemudian mengambil senjata itu dan memukulkannya ke batang pohon sawit.

Nahas, benturan keras tersebut memicu pelatuk hingga senjata api meledak. Peluru mengenai paha sebelah kiri korban dan menyebabkan pendarahan hebat.

Warga sekitar sempat mengevakuasi korban ke Puskesmas Batang Lupar sebelum akhirnya dirujuk ke RS Putussibau karena kondisi yang kritis. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapolres Kapuas Hulu melalui Kasat Reskrim menyatakan telah mengambil langkah-langkah cepat untuk menjaga kondusivitas wilayah:

• Pengamanan Terlapor: EB saat ini telah diamankan di Mapolres Kapuas Hulu untuk proses hukum lebih lanjut.
• Penyitaan Barang Bukti: Polisi mengamankan dua pucuk senjata api rakitan jenis “Patah” dari lokasi kejadian.
• Sanksi Hukum: Perkara ini dipersangkakan dengan Pasal 1 UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata ilegal, serta Pasal 474 UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang kealpaan yang menyebabkan kematian.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Batang Lupar, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian.

Selain itu, Polres Kapuas Hulu mengingatkan dengan keras agar warga tidak lagi memiliki, menyimpan, atau menggunakan senjata api rakitan. Selain melanggar hukum, keberadaan senjata ilegal tersebut sangat membahayakan keselamatan jiwa pemilik maupun orang lain di sekitarnya.

  • Penulis: Humas Polres
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Ungkap Dampak MBG: 22 Ribu Dapur Beroperasi, Serap 1 Juta Pekerja

    Prabowo Ungkap Dampak MBG: 22 Ribu Dapur Beroperasi, Serap 1 Juta Pekerja

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak besar, tidak hanya bagi pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga penciptaan lapangan kerja. Hingga saat ini, program tersebut telah menyerap sekitar satu juta tenaga kerja. Hal itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention […]

  • Pariwisata RI Ngebut di 2025, Wisman 13,98 Juta dan Wisnus Tembus 1,09 Miliar

    Pariwisata RI Ngebut di 2025, Wisman 13,98 Juta dan Wisnus Tembus 1,09 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Kementerian Pariwisata mencatat kinerja positif sektor pariwisata nasional sepanjang 2025. Kunjungan wisatawan mancanegara dan pergerakan wisatawan nusantara sama-sama menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari–November 2025 mencapai 13,98 juta kunjungan, naik 10,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Pasar utama masih didominasi […]

  • Wajib Tahu! 7 Larangan Saat Haid Agar Menstruasi Tidak Menyiksa

    Wajib Tahu! 7 Larangan Saat Haid Agar Menstruasi Tidak Menyiksa

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Bagi banyak wanita, masa menstruasi sering kali menjadi periode yang tidak nyaman akibat kram perut, sakit pinggang, hingga perubahan suasana hati (mood swing). Namun, tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari justru dapat memperburuk gejala-gejala tersebut. Melansir riset kesehatan yang dibagikan oleh praktisi kesehatan Pauline Wahyuni, terdapat beberapa aktivitas dan pola makan yang sebaiknya dihindari […]

  • KA Tak Berkutik Saat Polisi Geledah Kamar Kos di Pusat Damai: Temukan Sabu, Ekstasi, hingga Timbangan Digital

    KA Tak Berkutik Saat Polisi Geledah Kamar Kos di Pusat Damai: Temukan Sabu, Ekstasi, hingga Timbangan Digital

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sanggau berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah Kecamatan Parindu. Seorang pria berinisial KA (48), warga Jalan Swadaya Pusat Damai, diringkus petugas pada Sabtu dini hari, 21 Februari 2026. Penangkapan berlangsung sekitar pukul 00.15 WIB di tepi Jalan Raya Merdeka Bodok, Dusun Gaang Neriyong, Desa Pusat Damai. […]

  • Geger Penemuan Mayat dalam Karung di Sanggau, Diduga Kuat Korban Pembunuhan

    Geger Penemuan Mayat dalam Karung di Sanggau, Diduga Kuat Korban Pembunuhan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Teodardus
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Peristiwa penemuan mayat di Sanggau menggegerkan warga Gang Bengkawan, Jalan Bujang Malaka, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, pada Kamis siang, 1 Januari 2026. Jenazah laki-laki tersebut ditemukan di dalam sebuah kamar kos dalam kondisi terbungkus karung, yang memicu dugaan pembunuhan di Sanggau oleh pihak kepolisian. Aparat Polres Sanggau menerima laporan awal dari masyarakat sekitar […]

  • Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar di Sekayam, Susana Herpena Tekankan Pentingnya Karakter Religius

    Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar di Sekayam, Susana Herpena Tekankan Pentingnya Karakter Religius

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi membuka kegiatan Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Kecamatan Sekayam pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan religius ini digelar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 1447 Hijriyah. Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Sekayam, pengurus BKMT Kabupaten Sanggau, tokoh agama, tokoh masyarakat, […]

expand_less